» » » » » ESQ Menu Wajib Peserta Diklat BDK

BANDUNG, MIMBARPENYULUH.com — Mulai tahun 2013 ini ada perubahan kurikulum pelatihan terutama untuk jenis diklat pendidikan dan keagamaan, perubahan tersebut yaitu dengan diwajibkannya mata diklat Emotional Spiritual Quotien (ESQ) diberikan kepada seluruh peserta diklat teknis pendidikan dan keagamaan dengan durasi 21 jam pelatihan (JP), dan lembaga yang dipilih untuk memberikan mata diklat tersebut adalah ESQ Leadership Centre 165 pimpinan Ari Ginanjar Agustian.

Diberikannya mata diklat ESQ tersebut dalam rangka untuk lebih membangun karakter (character building) dan meningkatkan kapasitas (capacity building) seluruh alumni yang telah mengikuti pelatihan, demikian antara lain alasan Kapusdiklat Tenaga Pendidikan dan Keagamaan H. Praptomo Zamzam ketika ditanya mengapa harus dimasukan kurikulum ESQ.

Sebelum diberikan langsung kepada peserta diklat, seluruh Kepala BDK se-Indonesia dan pejabat strukturalnya juga mendapat pembekalan ESQ langsung oleh narasumbernya Dr. Ari Ginanjar Agustian di Menara 165 Jakarta, hal ini dilakukan untuk lebih meningkatkan kinerja pejabat di struktural di lingkungan Pusdiklat Kemenag dan juga untuk memberikan uswah hasanah kepada seluruh peserta.

Selain itu pemberian mata diklat ESQ ini dalam rangka untuk meningkatkan kinerja alumni diklat tidak hanya di ranah pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga yang lebih penting adalah perubahan sikap (akhlaq) peserta yang lebih baik, dan merubah akhlaq ini termasuk yang paling sulit dilakukan, karena ini menyangkut kebiasaan manusia.

Aparatur Kemenag saat ini secara kualitas keilmuan dan keterampilan sudah banyak mengalami kemajuan sesuai dengan perkembangan zaman, namun dalam hal akhlaq masih perlu dibina lebih intens lagi, ini terbukti dengan masih banyaknya keluhan dari masyarakat tentang kinerja aparat Kementerian Agama yang masih kurang professional.

Materi ESQ yang diberikan meliputi pembangunan karakter, pengembangan SDM dan organisasi, membangun kerja sama tim (team building), budaya kerja organisasi, membangun pribadi teladan, dan kesadaran berbangsa dan Negara. Dengan adanya muatan mata diklat tersebut tentunya yang lebih penting adalah dalam rangka mewujudkan visi dan misi Kemenag melalui perubahan sikap atau akhlaqulkarimah seperti yang dicontohan Rasulullah SAW.

Reportase : Humas BDK Bandung

Sumber : http://jabar.kemenag.go.id

About penyuluh agama

Abu Rasyidah Judi Muhyiddin, Penyuluh Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bekasi | Pin BB 73ca04f3 | Whatsapp 081315609988 | email salampenyuluh@gmail.com
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Leave a Reply